Description
Maḥmoūd Muḥammad Ṭāhā (1909/1991-1985)–seorang cendekiawan Muslim dari Sudan–berpendapat bahwa dalam rangka menjawab sekian tantangan modernitas di zaman modern ini umat Islam harus kembali kepada ayat-ayat Makkiyah dan me-nasakh ayat-ayat Madaniyah. Menurutnya Makkiyah adalah ayat-ayat uṣūl yang menjadi risalah Islam kedua yang ditujukan kepada masyarakat modern, sementara Madaniyah adalah ayat-ayat furu’ yang ditujukan kepada masyarakat sebagaimana abad ketujuh dan menjadi risalah pertama yang sudah selesai menjalankan tugasnya. Ia menyebut teorinya itu dengan taṭwīr al-sharī’ah. Berdasarkan pemikiran tersebut, Ṭāhā kemudian melahirkan isu kebebasan dan persamaan laki-laki dan perempuan, serta Muslim dan non-Muslim.
Secara metodologis, gagasan ini berimplikasi mengubah beberapa konsep dasar dalam uṣūl fiqh, di antaranya qaṭ’i-ẓannī, ijtihad, nāsikh dan mansūkh, dan uṣūl/kully-juz’ī/uṣūl- furu’ Dari sisi produk hukum, gagasan ini juga mengubah beberapa ketentuan hukum yang selama ini dianggap jumhur tidak dapat mengalami perubahan seperti waris, saksi, serta jihad dan lain-lain.









There are no reviews yet.