Description
Gerakan dakwah Islam yang dilakukan oleh Nabi Muhammad SAW dan para sahabat di Kota Mekkah dan Madinah, dalam sejarahnya tercatat tidak selamanya berjalan lancar dan aman. Berbagai tantangan, ancaman, dan teror dari masyarakat Quraisy sering kali menjadi hambatan serius bagi Nabi SAW di dalam menjalankan misi dakwahnya.
Dalam menghadapi persoalan dakwah, terkadang Nabi SAW harus menyelesaikannya dengan kekuatan fisik (jihad fi sabilillah). Namun demikian, penyelesaian yang dilakukan dengan kekuatan fisik atau peperangan itu dalam Islam tidak atau bukan bersifat ofensif (serangan), tetapi defensif (bertahan); sebagaimana ditegaskan dalam QS. al-Hajj (22:39).
Referensi ini menjadi penting karena pendekatan dalam penulisannya menggunakan perspektif historis (pendekatan sejarah), untuk memudahkan pembaca dalam memahami dan menganalisis sejarah dakwah pada masa Rasulullah SAW di Mekkah dan Madinah.
Fokus utama pembahasan buku ini:
~ Penjelasan latar belakang sosial-politik, sosial-keagamaan, sosial-ekonomi, dan kebudayaan masyarakat Mekkah dan Madinah sebelum Islam.
~ Strategi gerakan dan materi dakwah yang disampaikan kepada masyarakat di Mekkah dan Madinah.
~ Berbagai penolakan, ancaman, dan teror dari masyarakat Quraisy kepada dakwah Islam oleh Nabi Muhammad SAW dan umat Islam.
~ Berbagai persoalan yang dihadapi Nabi Muhammad SAW dalam menjalankan misi dakwahnya di Mekkah dan Madinah.
~ Usaha dan pendekatan dakwah yang dilakukan oleh Nabi Muhammad SAW.
~ Berbagai kemenangan dakwah Islam pasca-Fath al-Mekah dan implikasi politik yang terjadi setelahnya.








There are no reviews yet.