THE TRUE DA’WA MENGGAGAS PARADIGMA BARU DAKWAH ERA MILENIAL

  • Pengiriman Cepat

    Terima produk dalam waktu yang sangat singkat.
  • Pengembalian Mudah

    Kebijakan pengembalian yang membuat Anda bisa berbelanja dengan tenang
  • Selalu Autentik

    Kami hanya menjual produk yang 100% asli.
  • Belanja Aman

    Data Anda senantiasa terlindungi.

Rp92.000

SKU: PND0876 Category:

Description

Dakwah pada dasarnya mengandung ide sivilisasi (taqwîm al-hadhârah), yakni usaha sadar dan sistemik yang dilakukan orang beriman agar manusia sebagai mitra dakwah (mad’ú) bertransformasi menjadi manusia dan masyarakat yang unggul dengan tingkat budaya dan keadaban yang tinggi, khaira ummah (QS. Ali Imran [3]: 110). Sebagai sivilisasi, dakwah harus menjunjung tinggi demokratisasi, HAM, keadilan gender, dan kelestarian alam dan lingkungan (flora dan fauna), serta bebas dari bias-bias kekerasan, pemaksaan, dan intimidasi, sesuai doktrin Islam sendiri yang menyatakan dengan tegas, “Lâ Ikrâha fî al-Dîn”, tak ada paksaan dalam agama (QS. al-Baqarah [2]:  256).
Dakwah mesti dilakukan dengan penuh keadaban (QS. an-Nahl [16]: 125) dan berbasis kepentingan mad’ú, bukan da’i (QS. Ibrahim [14]: 4). Pada masyarakat dan bangsa yang plural dan multikultural  seperti Indonesia, dan pada masyarakat global sekarang, maka dakwah kultural  melalui dialog antarbudaya dan dialog antarperadaban, interfaith dialogue (al-hiwâr bayna al-adyân wa al-hadhârât) yang banyak diadvokasi oleh Al-Qur’an sendiri menjadi sangat penting untuk dihidupkan dan diwujudkan dalam praktik dakwah era milenial. Tema dan pesan dakwah sudah semestinya bergeser dari sekadar simbol-simbol (religiositas) ke makna yang lebih substantif (spiritualitas), semacam penguatan moral, etos kerja, dan karakter yang mendukung kemajuan kita baik sebagai umat maupun bangsa.
Di samping itu, pada era milenial, dakwah mesti mengkaji philosophy of technology semacam teknologi dakwah atau digitalisasi dakwah, bukan hanya untuk kepentingan pragmatis agar para da’i dapat memanfaatkan kemajuan teknologi informasi dan komunikasi untuk dakwah, melainkan juga untuk kepentingan yang lebih mendasar dan fundamental, yakni memberi perspektif Islam tentang teknologi dan penggunaannya dalam kehidupan, agar teknologi, sebut saja internet dan media sosial yang sudah mewabah secara global, tidak disalahgunakan untuk maksud-maksud jahat, semacam fitnah, hoax, fake news, ujaran kebencian, terorisme, dan tindakan tercela lainnya. Pada era milenial, tugas dakwah menjadi semakin berat dan luas. Para da’i harus menegakkan amar makruf nahi munkar sebagai bagian penting dari dakwah tidak saja dalam realitas objektif, tetapi juga dalam realitas virtual dalam ῝alam jagat raya῎ bernama cyber space yang tak bertepi dan tak bertuan. Buku ini menawarkan gagasan-gagasan baru untuk menjawab peluang dan keperluan dakwah era milenial. Wallâhu a’lam!

Additional information

Berat Buku (gram)

350

Cetakan

1

Halaman

341

0.0/5
0 reviews
0
0
0
0
0

There are no reviews yet.

Only logged in customers who have purchased this product may leave a review.

No more offers for this product!

General Inquiries

There are no inquiries yet.