Description
Indonesia mengalami involusi perubahan politik. Ada perubahan tetapi tidak banyak menyentuh substansi isi. Perubahan itu melingkar-lingkar di awang-awang tanpa menyentuh tanah. Maka, kebijakan dan aturan hukum pun terkesan tambal sulam. Ia hanya memenuhi hasrat kekuasaan.
Itu disebabkan karena berkembangnya komunikasi politik dalam masyarakat yang tidak tulus. Komunikasi politik model itu ibarat lingkaran setan yang saling berkait dan tak mudah untuk diurai. Buku ini mengkaji berbagai sudut pandang peristiwa di sekitar masyarakat untuk dijadikan dasar kerangka kebijakan di masa datang. Buku ini juga sebagai salah satu upaya ke arah itu, meskipun rumit, pelik, dan jalan berliku.
Sekilas Pengarang
Nuruddin, Lahir di Bantul, Yogyakarta. Ia dosen Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Fisip) Universitas Muhammadiyah Malang (UMM). Di samping sebagai dosen ia juga sebagai seorang penulis, editor buku dan trainer kepenulisan. Buku yang telah dipublikasikan antara lain: Agama Saya Adalah Uang (2020); Media Sosial, Agama Baru Masyarakat Milenial (2018); Perkembangan Teknologi Komunikasi (2017); Ilmu Komunikasi Ilmiah Populer (2016); Media Sosial Baru dan Munculnya Revolusi Proses Komunikasi (2012); Tuhan Baru Masyarakat Cyber di Era Digital (2012); Jurus Jitu Nulis Artikel yang Baik dan Benar (2011); Citizen Journalism Sebagai Katarsis Baru Masyarakat (2010); Jurnalisme Kemanusiaan, Membedah Pemikiran Jakob Oetama tentang Pers dan Jurnalisme (2010); Dasardasar Penulisan (2010); Jurnalisme Masa Kini (2009); Kiat Meresensi Buku di Media Cetak (2009); Hubungan Media, Konsep dan Aplikasi (2008); Pengantar Komunikasi Massa (2007); Sistem Komunikasi Indonesia (2004); Pers dalam Lipatan Kekuasaan (Tragedi Pers Tiga Zaman) (2003); Komunikasi Propaganda(2001); Menulis Artikel itu Gampang (2001); dan Televisi Agama Baru Masyarakat Modern (1997).










There are no reviews yet.