Description
Ilmu-ilmu sosial telah mengalami perkembangan yang signifikan sepanjang satu dekade terakhir. Perkembangan ini tentu tak lepas dari perkembangan di bidang ilmu pengetahuan dan teknologi, termasuk perkembangan dalam teknologi informasi dan Internet. Sejak adanya Internet, dunia sosial mengalami perubahan dan pergeseran dalam berbagai aspek kehidupan, karena apa yang terjadi di dunia maya atau dunia daring (dalam jaringan, seperti cyberspace, social media) ternyata juga memengaruhi dunia nyata atau dunia luring (luar jaringan).
Oleh karena itu, metode untuk melakukan riset ilmu sosial juga ikut mengalami pergeseran, perubahan dan bahkan pengembangan yang lebih canggih. Buku ini memuat salah satu metode riset ilmu sosial penting, yakni metode “post-qualitative.” Metode riset ini dijelaskan secara komprehensif, mulai dari landasan filosofis, teori, aplikasi hingga ke pascariset termasuk dari segi publikasi penelitian ilmu sosial, dilengkapi dengan contoh-contoh riil yang ilustratif dan membantu pembaca untuk memahami teori dan praktik penting dalam riset ini. Oleh karena itu, buku ini sangat perlu dimiliki oleh semua dosen dan mahasiswa ilmu sosial, juga para periset dan semua pihak yang tertarik dengan kajian sosial baik itu dalam konteks akademik, terapan, lapangan maupun kebijakan.
TENTANG PENULIS
Burhan Bungin, lahir di Banda Neira, Maluku Tengah, 120 mil dari kota Ambon, dan diberi nama Muhammad Burhan Bungin oleh orangtuanya pasangan B. Bungin dan Aisyah Bungin. Prof. Dr. Burhan Bungin, B.Sc., S.Sos., M.Si., Ph.D., CIQaR., CIQnR. Selain sebagai Guru Besar Sosiologi Komunikasi, dan pakar metodologi penelitian, Burhan Bungin juga dikenal sebagai aktivis NGO sejak tahun 1986. Saat itu ia juga aktif sebagai peneliti dan konsultan di berbagai NGO yang didirikan bersama koleganya, seperti The BuBu Center, Yayasan Lembaga Studi Konstruksi Sosial, Yayasan Indonesia untuk Pengembangan Kepariwisataan (Yayasan Intaan), Yayasan Tifa Pendidikan Umat, Institute for Mass Media and Advertising Watch, menjadi Konsultan Social Construction of Mass Media, Media Image dan Perencanaan Media, Lembaga Kajian Quantum seperti Lembaga Kajian Anak dan Perempuan, Lembaga Kajian Otonomi Daerah, LembagaKajian Demokrasi dan HAM, Lembaga Kajian Sumber daya Manusia, Lembaga Kajian dan Pengembangan Media. Penulis juga menyempatkan diri sebagai Konsultan NGO serta aktif sebagai instruktursenior di berbagai NGO di Indonesia. Saat ini ia juga menjadi Ketua Umum Indonesian Qualitative Research Association (IQRA), Pendiri Indonesian Researcher Association (IRA), sebagai Penasihat pada PT Metiri Aromata Tifa Nusantara. Salah satu Pendiri Gavernment Public Relation (GPR) Indonesia; juga sebagai salah satu pendiri Pusat Kajian Komunikasi dan Kebijakan Publik (PK3P). Sejak tahun 2018, menjadi dosen tetap dan Dekan Fakutas Ilmu Komunikasi dan Bisnis Media (FIKOM) Universitas Ciputra.









There are no reviews yet.