Description
Seorang tokoh sosiolog dunia terkemuka, Ibnu Khaldun, mengungkapkan bahwa masyarakat adalah suatu fenomena alamiah. Sosiologi agama memiliki fokus yang jelas meliputi ruang lingkup isu-isu sosial begitu luas, termasuk tentang pengetahuan dan pemahaman perkembangan agama, perubahan karakter dari sekularisasi, kemunculan transmisi agama-agama baru dari dalam konteks pluralitas dan keberagaman (diversity) dan dampaknya terhadap harmoni sosial—tanpa suatu cara ‘zero-sum situation’—dan pada formulasi dan ekspresi publik dari klaim-klaim kebenaran. Suatu hal tinggi relevansinya dalam suatu pemahaman keberagaman dan dinamika agama dalam kehidupan masyarakat.
Buku ini sebagai kontribusi positif penulisnya dalam pengembangan khazanah pengetahuan. Sekurangnya, pembaca diharapkan dapat memperluas ilmu pengetahuan dalam bidang ilmu-ilmu sosial (social-sciences), sosiologi agama (religious sociology), etnisitas (ethnicity), dan pendidikan (educational science) dalam konteks perubahan sosial. Sebagian besar isi buku ini merupakan termasuk ruang lingkup kajian sosiologi agama yang berupa antologi: artikel jurnal, opini, paper, ataupun summary hasil penelitian yang relevan—yang selanjutnya diharapkan dapat memperkaya wawasan pembaca. Untuk itu, buku ini layak dibaca berbagai kalangan pembaca, sejak mahasiswa (S-1, S-2, S-3), akademisi, politisi, masyarakat umum, dan pembaca lainnya.










There are no reviews yet.