Description
Ansari Yamamah menyampaikan beberapa gagasan yang diusung Tafsir al-Wasi’. Pertama, adanya perluasan makna dalam menfasirkan ayat-ayat Alquran. Perluasan makna ini bukan berarti liar, akan tetapi tetap terikat dengan berbagai kaedah tafsir yang lebih lentur.
“Dengan model perluasan penafsiran ini tidak hanya berada di dalam diskursus atau wacana keilmuan semata, akan tetapi diharapkan dapat sampai pada tataran praksis, baik dalam bentuk temuan, inovasi maupun ciptaan-ciptaan baru. Karena memang sesungguhnya Alquran bukan hanya sebagai kitab petunjuk tetapi juga sebagai kitab inspirasi keilmuan,” kata Ansari Yamamah dalam pengantarnya.
Pada ilmu itu bermanfaat bila dapat melahirkan barang-barang yang empiris untuk memfasilitasi jalannya sebuah peradaban. Kedua, kata dia, harus ada profesionalitas keilmuan mufassir sesuai dengan inspirasi, isi dan kandungan ayat yang ditafsirkan sehingga dapat dipertanggungjawabkan secara akademik.
source: http://asaberita.com/mw-kahmi-sumut-bedah-buku-tafsir-al-wasi-islam-transitif/










There are no reviews yet.